Proses Produksi

Pengertian Proses Produksi
Secara umum, proses produksi adalah kegiatan produksi yang menggabungkan dari satu bagian ke bagian yang lain. Artinya, dalam setiap bagian terdapat tahapan yang perlu dilalui baik itu berupa proses menjadi barang atau berbentuk jasa. Barang adalah sesuatu yang mudah dipegang secara fisik dan ada jangka waktu. Sedangkan jasa, sebaliknya. Tidak mampu dipegang secara fisik dan tidak memiliki jangka waktu.
Hasil dari proses produksi antara barang dan jasa memang berbeda. Namun, tujuannya sama yaitu menjadikan sesuatu yang bernilai lebih dari sebelumnya. Selain itu, bermanfaat tidak hanya untuk pebisnis melainkan pelanggan. Sehingga, muncul kepuasan pelanggan yang berdampak pada bisnis Anda.
Tujuan Proses Produksi
Agar lebih memahaminya, ada beberapa tujuan dari proses produksi yang perlu Anda ketahui yaitu:
- Memberikan value terhadap barang atau jasa.
- Mendapatkan keuntungan sehingga berdampak pada kelangsungan bisnis.
- Menggantikan barang atau jasa yang tidak bisa digunakan (rusak) atau kadaluarsa.
- Memenuhi permintaan pasar, baik itu lingkup domestik maupun internasional.
- Menjaga keberlangsungan bisnis agar tetap survive.
- Jenis Proses Produksi
- proses produksi
Jenis Proses Produksi
Dalam jenis proses produksi terbagi menjadi empat jangka waktu yang di antaranya adalah:
1. Produksi dengan Jangka Pendek
Jenis proses yang satu ini tidak akan membutuhkan waktu lama. Bahkan, boleh dikatakan produk, jika itu barang, adalah sesuatu yang instan. Contohnya adalah makanan cepat saji, martabak, roti goreng, dan lainnya. Sehingga, konsumen pun bisa dengan segera menikmati produk tersebut.
2. Produksi dengan Jangka Panjang
Jenis proses dengan jangka panjang pasti membutuhkan waktu lama. Hal tersebut dapat terlihat contoh seperti budidaya durian, kopi dan sejenisnya. Hitungannya tidak hanya hari atau minggu melainkan bulan.
3. Produksi secara Terus-Menerus
Jenis produksi yang dilakukan secara terus-menerus atau berkelanjutan. Sebab, selalu dibutuhkan oleh manusia. Contohnya seperti produksi kertas, gula, karet, dan masih banyak lainnya.
4. Produksi secara Selingan
Untuk jenis yang satu ini adalah menggabungkan sesama barang jadi. Misal, seperti produksi motor. Ada yang membuat rangkanya terlebih dahulu. Kemudian, ada yang menyiapkan mesin, roda, dan sejenisnya. Setelahnya, menggabungkan rangka dengan mesin sehingga menjadi barang jadi yaitu motor.
Contoh Flowchart Proses Produksi Furnitur

https://drive.google.com/file/d/1haNLVYgVAgJ_SZfkjfriF_-TLU914s0x/view?usp=sharing
Semoga bermanfaat ya!
Komentar
Posting Komentar